Showing posts with label Review Serial. Show all posts
Showing posts with label Review Serial. Show all posts

Saturday, December 24, 2011

Belajar Tentang Hidup dari Serial Last Christmas (11)


Episode 11 (TAMAT)


Aoi menghilang dari rumah sakit tempatnya dirawat. Haruki menemukannya di apartemennya, tengah sibuk menyiapkan makan malam Natal. Saat Haruki memintanya untuk kembali ke rumah sakit, Aoi marah dan melempar kue tart yang dia siapkan. Sambil menangis, Aoi meninggalkan apartemen Haruki dan kembali ke apartemennya sendiri. Meski Haruki mencoba membujuknya, Aoi tidak mau bicara. Haruki terpaksa meninggalkan pesan di mesin penjawab telepon hingga berkali-kali. Setelah Haruki bercerita bahwa beberapa hari yang lalu ia memimpikan dirinya dan Aoi menjadi kakek dan nenek dan memperebutkan santa claus di kue Natal mereka, Aoi pun luluh. Mereka lalu pergi melihat pohon Natal di pusat kota.





Setelah Takase berhenti dari kantor lamanya, ia kini menjadi waitress di sebuah restauran. Shintani yang datang ke tempat Takase sekarang bekerja meminta maaf pada gadis itu atas batalnya pernikahan mereka.





Usai melihat pohon Natal, Aoi setuju kembali ke rumah sakit dan akan pergi ke Seattle untuk operasi. Kepada dokternya, Aoi menitipkan kado untuk Haruki yang harus dibukanya saat hari Natal. Kado itu sengaja ia titipkan karena ia belum tentu selamat jika operasi yang dijalaninya gagal. Shintani dan Sachiko sama-sama mendesak Haruki untuk mendampingi Aoi menjalani operasi dan tidak usah memusingkan masalah pekerjaannya yang akan terbengkalai sementara ia mengambil cuti.





Hayama yang memenangkan lotere memberanikan diri meminta Takase menjadi isterinya. Karena terlalu gugup, ia pun terjatuh dari tangga restauran tempat Takase bekerja. Sementara Higaki menyusul Fujisawa ke bandara untuk mencegah kepergiannya ke New York. Fujisawa berjanji akan kembali padanya sekembalinya ia dari New York nanti.





Haruki akhirnya mendampingi Aoi pergi ke Seattle. Scene lalu kembali ke bagian awal episode satu di mana Haruki berjalan dengan dikawal oleh pemandu wisata. Ia harus bersusah-payah mencari orang yang mau mengantarnya ke bandara karena cuaca buruk dan libur perayaan Natal. Saat Haruki membuka kado dari Aoi, ia baru tahu bahwa isinya adalah rekaman suara Aoi bahwa ia telah melewati masa lima tahun berjuang melawan penyakit yang menggerogotinya. 





Scene lalu beralih ke tahun berikutnya. Setahun berselang, Fujisawa akhirnya kembali dari New York. Takase yang telah menikah dengan Hayama tengah mengandung. Haruki melihat ada penghuni baru di gedung apartemen yang ia diami. Ia pun teringat Aoi saat pertama kali menjejakkan kaki di apartemen di sebelahnya. Sachiko yang kembali bertengkar dengan suaminya membawa anjingnya, Bobby dan anak-anaknya mengungsi ke apartemen Haruki. Ibu Haruki dan dokter yang merawat Aoi menikah. Ibunya memberikan kastuba pada Haruki. Suami Sachiko juga membawakan kastuba untuk isterinya. Higaki juga membawa kastuba saat menjemput Fujisawa. Begitu pun Hayama yang akan menjemput Takase di rumah sakit setelah melahirkan anak mereka. Semua kastuba itu ternyata dikirim oleh Aoi yang mengirimkan pesan pada Haruki lewat email untuk menjemputnya jika bisa. Ia akan tiba saat hari Natal.





Scene lalu berganti ke Aoi yang mengikuti petunjuk yang ditancapkan di boneka salju. Scene lalu mundur ke saat Aoi akan menjalani operasi. Aoi meminta Haruki yang mewakilinya melihat aurora. Scene beralih lagi ke masa sekarang saat Haruki yang menyamar sebagai santa menjemput Aoi dengan mobil. Mereka menuju ke sebuah kapel dan menikah di sana secara sederhana. Meski terlambat satu tahun dari waktu yang telah mereka sepakati, Aoi dan Haruki akhirnya sampai juga di Yellow Knife dan berhasil melihat aurora seperti keinginan mereka.





Mari belajar menulis dari penulis script Last Christmas:


Episode terakhir yang penuh kilas balik ini terbukti cukup menggugah rasa penasaran penonton yang hampir setengah dari episode ini dibuat penasaran apakah Aoi selamat dari operasi yang harus dijalaninya. Ternyata kata "last" pada judul serial ini bermakna positif. Aoi telah sembuh dan tidak perlu lagi bertanya-tanya apakah Natal berikutnya ia masih bertahan hidup. Cara bercerita dan plot yang bisa menggugah rasa penasaran penonton adalah satu hal yang perlu dipelajari, sekalipun untuk sebuah serial yang berakhir dengan happy ending. Entah mengapa kadang muncul stereotype bahwa film yang berakhir happy ending dianggap sebagai suatu hal yang picisan, padahal dalam hidup bagaimana pun juga manusia memang butuh harapan, dan itu bahkan bisa ditularkan melalui film dengan ending bahagia. Jadi, saya rasa "happy ending" bukan aib, bukan fantasi, juga tidak melulu fiksi. Singkatnya, semua orang berhak mendapatkan akhir bahagia, apa pun versinya.

Friday, December 23, 2011

Belajar Tentang Hidup dari Serial Last Christmas (10)


Episode 10


Aoi menjalani pengobatan di rumah sakit. Ia juga memperkenalkan Haruki pada keluarganya. Dari mereka, Haruki baru tahu bahwa Aoi diam-diam menyalahkan dirinya saat ibunya meninggalkannya pada usia 9 tahun, begitu pula saat eks suaminya memilih meninggalkannya setelah mengetahui penyakitnya. Tapi, saat teman sekamar Aoi yang menderita penyakit yang sama dengannya meninggal hanya beberapa jam dari terakhir kali Aoi berbincang dengannya, Aoi berniat mengunjungi laut di dekat rumah masa kecilnya. Ia takut tak punya kesempatan melihat laut lagi. 





Dari ayah Aoi, Haruki mengetahui berniat mengambil benda kenangannya yang tertinggal di rumah eks suaminya. Haruki pun mencari rumah eks suami Aoi, tapi tidak bertemu pria itu. Ia sempat dikira akan meminta uang oleh saudara perempuan eks suami Aoi. Ternyata benda kenangan yang sangat diinginkan Aoi adalah suling pemberian ibunya.





Aoi dan Haruki jadi juga mengunjungi laut di dekat rumah masa kecil Aoi. Saat akan berfoto bersama, Aoi berkali-kali mengacaukan posenya, membuat Haruki keheranan. Sambil menangis Aoi mengaku ia takut itu adalah kali terakhir mereka berfoto karena tak lama lagi ia mungkin meninggal akibat penyakitnya. 





Setelah Aoi kembali ke rumah sakit, Haruki melanjutkan bekerja. Aoi juga sudah kembali gembira saat mendengar acara radio yang dibawakan Sachiko yang mendaulat Hayama, Shintani, dan Higaki untuk menyanyi secara on air. Aoi berusaha mengiringi nyanyian mereka dengan suling pemberian ibunya yang sudah rusak. Sebelumnya, Takase yang batal menikah akhirnya mengundurkan diri dari perusahaan dan tidak mengurungkan niatnya meski dicegah Hayama yang menasihatinya untuk tidak melarikan diri.





Saat pulang kerja, Haruki menyempatkan diri menengok Aoi. Sayangnya dalam waktu singkat, penyakit Aoi bertambah parah dan ia dipindahkan ke ruang gawat darurat. Haruki pun pulang ke apartemennya dan tanpa sengaja menemukan album foto saat Aoi masih remaja di antara benda kenangan yang diambilnya dari rumah eks suami Aoi. Saat Sachiko meneleponnya, Haruki pun tak kuasa menahan tangisnya saat menceritakan perihal Aoi, apalagi saat melihat lagi fotonya bersama Aoi di tepi laut di dekat rumah masa kecil Aoi. Mengingat penyakit Aoi, bisa saja itu adalah momen terakhirnya bersama Aoi.





Mari belajar tentang hidup dari Aoi Yuki:


Tidak ada manusia yang bisa benar-benar siap menjelang kematian, terlebih jika ia masih memiliki semangat dan harapan untuk hidup. Meski begitu, ketabahan Aoi dan kekuatan pribadinya membuat dia menjalani hari-harinya dengan menjadikannya bermakna, dan tidak melulu menyesali penyakit dan penderitaannya.

Thursday, December 22, 2011

Belajar Tentang Hidup dari Serial Last Christmas (9)


Episode 9


Dokter yang menangani Aoi menasihatinya untuk memberitahu Haruki mengenai penyakitnya. Menurutnya Haruki tidak akan bereaksi seperti eks suaminya yang memilih untuk meninggalkannya setelah tahu ia sakit parah. Saat Haruki menanyakan hasil pemeriksaannya, Aoi berusaha menghindar. Sementara itu Fujisawa yang telah kembali dari New York pergi bersama Higaki ke pesta yang diadakan Shintani dan Takase. Ayah Shintani yang tidak menyetujui hubungan putranya dengan Takase datang hanya untuk mengacaukan acara makan malam itu. Takase pun menangis di ruang ganti. Haruki yang datang terlambat di pesta itu tidak bertemu Aoi yang sudah pulang lebih dulu. Aoi yang dihubungi lewat ponsel tidak juga menjawab panggilannya. Haruki pun memutuskan untuk mengunjungi ibunya.





Bukan cuma Haruki yang mencemaskan kesehatan Aoi. Higaki pun menanyakan tentang kesehatan Aoi pada Haruki, membuat pria itu mendatangi lagi dokter yang merawat Aoi. Dokternya memberitahu Haruki bahwa penyakit Aoi kambuh lagi dan harapan hidupnya sangat rendah.





Setelah berhasil menenangkan diri, Aoi akhirnya menelepon Haruki di ponselnya dan dengan berpura-pura gembira ia menyanyikan lagu Natal untuk pria itu, tidak menyadari bahwa Haruki sudah tahu mengenai penyakitnya. Haruki pun meminta Aoi tetap di tempatnya. Ia berniat menjemput Aoi.





Mari belajar menulis dari penulis script Last Christmas:


Dh episode sebelumnya, ada scene saat Haruki yang hendak pergi keluar kota terburu-buru memasuki bis yang ditumpanginya sehingga tak sempat menyelesaikan ceritanya. Waktu itu ia sedang bercerita ke Aoi (yang mengantarnya hingga ke halte bis) tentang orang yang menangkap salju pert`ma yang turun dari langit. Di episode ini, karena Aoi tak sempat mendengar cerita Haruki sampai habis, saat salju turun, ia langsung menangkapnya. Haruki terpaksa mengubah versi ceritanya bahwa siapa pun yang menangkap salju pertama yang turun akan sial. Mengingat episode kali ini bercerita tentang penyakit Aoi yang parah, detil ini lumayan "membangun suasana" haru, terlebih scene saat Aoi yang berusaha menyembunyikan penyakitnya dari Haruki berpura-pura ceria dengan menyanyikan lagu Natal, tapi yang menurut saya sangat brilian adalah pesan tersamar yang menyatakan bahwa takhayul tidak perlu dipercayai. Aoi menangkap salju pertama yang turun dan seharusnya mendapat sial, tapi Aoi tidak mati. Dia bertahan tetap hidup hingga di episode terakhir. Pesan yang tidak menggurui, tapi mengena. Jadi, mari kita tepuk tangan untuk happy ending!


Thursday, December 8, 2011

Belajar Tentang Hidup dari Serial Last Christmas (8)


Episode 8


Haruki menceritakan masalahnya yang terkait dengan Aoi dan Hitomi kepada Sachiko. Ia juga menjelaskan pada Aoi bahwa Hitomi sekarang ini hanya ia anggap teman. Aoi sendiri sedang dalam masalah. Temannya, Shiho berhutang dengan mencatut namanya, sehingga kini Aoi ditagih hutang oleh debt collector. Belum lagi Higaki yang telah berubah pikiran, kini ganti mengejarnya. Higaki menolak kembali pada Fujisawa padahal gadis itu telah membatalkan rencana kepergiannya ke New York dan bersedia menikahi Higaki. Tentu saja, Aoi menolak pendekatan Higaki. Fujisawa yang kecewa akhirnya meneruskan rencananya untuk berangkat ke New York.





Takase yang tidak rela jika Aoi diperalat oleh Shiho menceritakan masalah Aoi pada Haruki. Untuk membantu melunasi hutang Shiho, Aoi terpaksa meminjam uang dari Higaki. Tanpa sepengetahuan Haruki, Hitomi memberitahu Aoi bahwa ia masih mencintai pria itu. Hitomi juga mengiba pada Haruki sambil menangis, meminta pria itu untuk meninggalkan Aoi dan kembali padanya. Haruki menolak permintaan Hitomi dan berjalan pulang sambil menembus hujan. 





Aoi akhirnya menyadari bahwa melunasi hutang Shiho tidak akan membuatnya berubah. Ia pun menemui Shiho dan memberitahukan keputusannya. Shiho mengejutkan Aoi saat ia bercerita bahwa Haruki telah lebih dulu datang padanya dan memberitahunya bahwa Aoi tidak akan membantu melunasi hutangnya. Mendengar hal itu, Aoi pun bermaksud mengembalikan uang yang dipinjamnya dari Higaki.





Hitomi masih berusaha mendapatkan Haruki kembali. Ia meneleponnya, tapi yang bersangkutan sedang sibuk bermain bowling melawan Shintani. Jika ia berhasil mengalahkan Shintani, maka Shintani setuju untuk menikahi Takase. Hitomi akhirnya bisa menerima kenyataan bahwa Haruki tidak akan kembali padanya. Higaki yang belakangan juga menyadari kesalahannya lalu menyusul Fujisawa ke New York. 





Aoi yang kembali melakukan check up kesehatan meminta dokternya untuk tidak memberitahu Haruki hasil pemeriksaannya. Sementara itu, pemilik apartemen yang ditinggali oleh Aoi dan Haruki jadi melakukan renovasi dan mencopot pintu yang menghubungkan kedua apartemen mereka dan menggantinya dengan dinding. 





Mari belajar dari Takase Ayaka:


Terkadang orang-orang di sekeliling kita adalah orang-orang yang demikian baiknya, sehingga tidak sadar tengah dimanfaatkan. Mereka tidak bisa bersikap tegas dan berkata "tidak". Takase adalah orang yang jeli melihat hal itu. Ia yang menjadi "penyambung lidah" bagi Aoi dan Haruki. Ia yang memberitahu Haruki bahwa Shiho memperalat Aoi untuk melunasi hutangnya, sehingga Haruki bisa mengambil inisiatif mendatangi Shiho lebih dulu, mendahului Aoi. Sedikit-banyak, hal ini mungkin menginspirasi Haruki bahwa ia tidak boleh bersikap terlalu baik pada Hitomi, agar tidak menimbulkan salah tafsir.


Sunday, November 20, 2011

Belajar Tentang Hidup dari Serial Last Christmas (7)


Episode 7


Hubungan Aoi dan Haruki mengalami ujian saat Hitomi, eks kekasih Haruki meneleponnya. Tak hanya itu, orang tua Hitomi bahkan tiba-tiba datang ke apartemen Haruki dengan membawa cucu mereka dan mengklaim bahwa bayi itu adalah hasil buah cinta antara Haruki dan Hitomi di masa lalu. Mereka memaksa Haruki untuk mengurusnya sementara Hitomi tengah berada di Hongkong. Aoi dan Haruki pun jadi kerepotan saat bergantian mengurus bayi Hitomi yang terus menangis. Keduanya kurang tidur karena terus terjaga untuk menenangkan sang bayi. Merasa kewalahan, Haruki akhirnya minta bantuan Sachiko untuk mengurusnya. Rekan sekantor mereka pun mengira kalau Haruki dan Aoi diam-diam telah lama menjalin hubungan hingga memiliki anak. Keadaan makin kisruh ketika Fujisawa melihat Higaki memeluk Aoi saat menghiburnya. Tak ingin menyakiti Aoi, Fujisawa pun bertanya pada Higaki tentang perasaan Aoi terhadapnya. 





Hitomi yang akhirnya muncul mengambil kembali bayinya dan mengatakan pada Haruki bahwa dia bukan ayah dari anaknya. Masalah tidak langsung selesai karena suami Hitomi yang seorang fotografer berperangai buruk dipekerjakan oleh perusahaan tempat Haruki bekerja untuk menangani pemotretan untuk iklan. Saat suami Hitomi menghinanya, Haruki pun kena jotos karena membela Hitomi. Aoi yang merasa menjadi penghalang bersatunya kembali Haruki dan Hitomi lalu memutuskan hubungannya dengan Haruki.





Mari belajar tentang hidup dari Haruki Kenji:


Meski sempat kena pukul oleh suami Hitomi yang bertingkah menyebalkan, Haruki tetap profesional menjaga hubungannya dengan suami Hitomi yang notabene adalah juga rekan kerjanya. Ia tidak balas memukul, justru bersikap dewasa dan masih bersedia bekerjasama agar perusahaan tidak dirugikan.

Saturday, November 19, 2011

Belajar Tentang Hidup dari Serial Last Christmas (6)


Episode 6


Aoi bermaksud membuatkan sup untuk Haruki, tapi hasilnya justru "bencana" yang terjadi di dapur. Saat membahas "bencana" itu, Haruki tanpa sengaja melihat ke peta yang dia pasang di balik pintu, maka mereka pun lalu membuat keputusan untuk bersama-sama pergi ke Kanada. 





Saat Aoi menemani Haruki menjenguk ibunya di rumah sakit, ibu Haruki bercerita tentang kisah nama Kenji yang adalah cinta pertama dari ibu Kenji, seorang pria bertangan besar yang tak pernah ia temui lagi. Aoi pun tergerak untuk mengatur kencan ganda antara dia dan Haruki, dan ibu Haruki dengan dokter yang merawatnya yang ia minta berpura-pura sebagai Kenji, cinta pertama ibu Haruki yang telah lama menghilang. 





Shintani mengeluhkan masalahnya pada Haruki bahwa ia tidak bisa mengenalkan Takase pada keluarganya karena gadis itu berasal dari keluarga miskin. Hal itu tanpa sengaja didengar juga oleh Takase dan Hayama yang lalu membela Takase. 





Haruki meminta Aoi untuk pergi ke Kanada bersamanya pada hari Natal berikutnya. Aoi menjawab bahwa Haruki akan sangat sibuk, tapi Haruki meyakinkannya bahwa mereka akan mencari jalan keluarnya. Aoi pun setuju dan menghabiskan malam bersama Haruki dan keesokan paginya menyiapkan sarapan untuknya.





Higaki yang tanpa sengaja menemukan surat yang dikirim sahabat dari almarhum tunangan Fujisawa berikut surat dari almarhum yang ditulis sebelum kematiannya membuatnya marah karena Fujisawa berniat menetap di New York selama setahun. Setelah bertengkar dengan Higaki, Fujisawa pun berlari pergi sambil menangis. Aoi berusaha menengahi dengan mengejarnya dan memberitahu Fujisawa bahwa Higaki akan selalu mencintainya.





Setelah gagal menyabotase rencana Shintani yang menyewa seorang gadis untuk berpura-pura menjadi kekasihnya untuk diperkenalkan pada orang tuanya, Hayama lalu meminta Shintani untuk menikahi Takase dan meyakinkannya bahwa gadis itu adalah gadis yang baik. 





Haruki sudah lebih dulu membeli tiket untuk perjalanan ke Kanada Natal berikutnya bersama Aoi. Tak dinyana eks kekasihnya tiba-tiba muncul dan mencoba menjelaskan padanya alasan mengapa dulu ia meninggalkan Haruki. Tanpa menggubris penjelasan itu, Haruki segera berlalu dan menunggu Aoi. Sementara yang ditunggunya tengah berusaha menyelesaikan lukisan pohon Natal yang dibuat oleh Fujisawa. Berhubung Aoi tidak punya bakat melukis, hasilnya justru berantakan, sehingga mau ataupun tidak, Higaki turun tangan untuk membantu menyelesaikan lukisan itu. Belakangan Higaki malah berusaha menahan Aoi untuk terus menghabiskan waktu bersamanya karena ia merasa kesepian setelah kepergian Fujisawa.





Mari belajar tentang hidup dari Hayama Tappei:


Meski ia sebenarnya mencintai Takase, tapi Hayama tanpa ragu menolong gadis itu dengan meminta Shintani untuk menikahinya. Mengesampingkan perasaannya sendiri, ia justru meyakinkan Shintani bahwa Takase adalah gadis yang baik meski berasal dari keluarga miskin.


Friday, November 18, 2011

Belajar Tentang Hidup dari Serial Last Christmas (5)


Episode 5


Saat bicara dengan Haruki di telepon, Sachiko mengatakan bahwa Haruki tidak menyadari bahwa dia menyimpan perasaan khusus terhadap Aoi. Karena itu saat bertemu Aoi, Haruki pun jadi merasa canggung. Aoi mengira kecanggungan Haruki disebabkan dia sebelumnya meminjam bahu Haruki untuk bersandar; tapi tak lama hubungan keduanya kembali normal seperti biasanya. Sementara itu Higaki melamar Fujisawa yang setelah menerima sepucuk surat dari almarhum tunangannya memilih untuk menyembunyikan hal yang mengganggu pikirannya itu dari Higaki.





Di tempatnya bekerja, tiba-tiba beredar rumor bahwa Aoi mendapatkan posisi sekretaris karena bersedia tidur dengan Shintani. Haruki yang mengetahui rumor itu mencoba memberitahu Aoi. Sayangnya belum sempat ia memberitahu Aoi, gadis itu sudah telanjur mengetahuinya dari orang lain. Aoi pun mencoba bersikap tegar menghadapi cobaan itu. Takase yang prihatin menanyakan padanya apakah ia baik-baik saja, tapi rekannya segera mengingatkannya untuk menjauhi Aoi; kalau tidak, rekan-rekan yang lain akan menganggap dirinya sama dengan Aoi. 





Sejak kabar burung itu beredar, Aoi pun tersudutkan. Saat penyakitnya kambuh dan dia terjatuh ke lantai, tak seorang pun bersedia menolongnya. Hanya Haruki yang kebetulan melihatnya terkapar di lantai lalu mengantar Aoi pulang dan membuatkan makan malam. 





Meski berusaha tabah, Aoi akhirnya memutuskan untuk berhenti dan pindah. Niatnya itu dicegah oleh Haruki yang mengatakan padanya bahwa Aoi akan menempatkannya pada situasi yang sulit jika ia harus menjalani hidupnya tanpa Aoi. Mendengar pernyataan Haruki, Aoi pun tak kuasa menahan tangisnya. Ia berujar bahwa ia masih menyimpan hal yang tak diketahui Haruki. Perkataan itu mendorong Haruki untuk menemui dokter yang merawat Aoi.





Tak ingin Aoi menderita, Haruki pun mengancam Shintani. Dia meminta atasannya itu untuk kembali mengembalikan Aoi ke posisinya semula. Jika Shintani menolak, ia mengancam akan berhenti juga. Saat Aoi mengetahui tentang kegigihan Haruki saat membelanya, dia pun tidak bisa berkata-kata dan langsung mencarinya. Sayangnya Haruki yang sedang sibuk menangani proyek yang dipercayakan kepadanya telah lebih dulu meninggalkan kantor. Aoi pun bertanya pada Sachiko yang lalu mengajaknya menemui ibu Haruki di rumah sakit. Setelah mendapat keterangan dari ibu Haruki, Aoi pun langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Apalagi perkataan yang diucapkan Sachiko saat siaran telah menggugah hatinya. Perjuangan cinta juga dialami Hayama yang hampir saja berkencan dengan gadis yang telah lama ia sukai, sampai ia menyadari bahwa Takase yang sebenarnya ia inginkan. Ia berusaha menggagalkan acara kencan Takase dengan Shintani namun gagal.





Aoi memakai alasan mengantarkan sweater hasil rajutan ibu Haruki untuk menemui laki-laki itu. Haruki yang masih bingung membuat Aoi salah mengira bahwa Haruki tidak merasakan hal yang sama seperti yang ia rasakan. Aoi pun berlari pulang. Saat Haruki mengejarnya, Aoi pun mengucapkan selamat ulang tahun. Di bawah cahaya lampu dari pohon yang menaungi mereka, Aoi dan Haruki pun mengabsahkan hubungan mereka dengan ciuman panjang, lalu bersama-sama mendorong mobil Aoi yang mogok.





Mari belajar tentang hidup dari Haruki Kenji:


Meski mengkhawatirkan kesehatan Aoi dan memperhatikan ibunya yang dirawat di rumah sakit, Haruki tetap fokus mengerjakan proyek yang dipercayakan padanya. Ia bahkan tetap giat bekerja hingga melupakan hari ulang tahunnya.


My Ping in TotalPing.com